Lari dari kenyataan
Itulah salah satu alasan saya memutuskan untuk ber-lari 'run to work'. Teman-teman yang bertanya langsung tersenyum mendengar jawaban ini. Setelah lebih kurang delapan tahunan motoran pamulang gatsu, umur tak bisa dibohongi, capek, badan meriang, masuk angin dan penyakit remeh lainnya hasil kelelahan. Akhirnya KRL menjadi alternatif pilihan lain untuk kekantor. Namun naik KRL/KRD tahun awal 2008 merupakan ironi tersendiri, telat, sumpek, copet, asap rokok, kambing, ayam dan minuman keras bercampur. Belum lagi ketika sampai jakarta macet, dan kekantor pun membutuhkan perjuangan tersendiri.
Namun diantara hiruk pikuk penumpang di statiun palmerah, saya sering melihat seorang laki-laki dengan pakaian olah raga langsung berlari setelah turun kereta.
Hari ini alhamdulillah saya jogging 4.66K seperti tertera di aplikasi strava.
22/06/2022